Suatu malam ketika aku pulang dari warnet sekitar pukul 23.30. Karena merasakan perut yang lapar setelah mengerjakan tugas dan mencari referensi di internet, aku mampir di sebuah warung yang ada di depan warnet tersebut. Aku senang bange membeli makanan ketika malam di warung tersebut. Karena ada televisinya trus kadang pelayannya suka nonton acara-acara yang aneh (menurutku, karena aku sendiri jarang nonton televisi kecuali berita dan moto GP ^_^).
Ceritanya malam itu aku sedang membeli makanan. Kebetulan pelayannya sedang nonton acara reality show (yang diformat seperti acara talk show) yang ditanyangin oleh salah satu stasiun televisi swasta. Ketika melihat nama acara tersebut, aku jadi teringat temanku yang bercerita tentang acara tersebut. Sambil menikmati makananku, aku ikuti acara tersebut. Dalam acara tersebut awalnya para pesertanya bercerita tentang pengalamannya kepada si pembawa acara. Namun, tiba-tiba terjadi pertengkaran di antara para peserta tersebut. Pertengkaran tersebut terjadi karena salah satunya membuka rahasia yang disimpan oleh peserta lainnya. Anehnya lagi para penonton yang hadir malah menyoraki kedua peserta tersebut. Begitu singkatnya.
Setelah melihat acara itu aku nggak habis pikir. Betapa bangganya mereka membuka aib orang lain di hadapan orang banyak. Seperti acara-acara reality show lainnya. Setiap saluran televisi berusaha membuat acara reality show yang bisa membuat banyak penonton tertarik ke acara tersebut. Ga peduli harus buka aib orang lain ato diri sendiri. Mereka serasa udah seperti menjadi seorang detektif, kayak detektif Conan, yang udah membeberkan semua kejelekkan dari orang yang mereka benci ato cari. Mereka ngrasa udah menjadi superhero ketika mereka mendengarkan cerita yang trus menjadi pertengkaran lalu melerainya di hadapan orang banyak. Bahkan mereka melakukannya dengan terang-terangan tanpa rasa malu.
Aku mendengar dari si pembawa acara ngomong, “Bukankah kita sekarang udah dewasa..” Apa? Dewasa seperti apa yang dia maksud? Apakah dengan cara kayak gini bisa disebut dewasa? Kebanggan membuka aib orang lain disebut dewasa? Becanda ya?
Bukankah yang namanya aib itu harus kita jaga bukan untuk disebar-sebarkan dan jadi konsumsi publik. Bukankah yang namanya masalah itu dibicarakan dengan baik-baik dan buat mendapatkan jalan keluarnya. Kenapa harus disebarkan dan dibanggakan.
Sepertinya masyarakat kita terbiasa dengan kebanggaan terhadap perilaku buruk. Mulai dari anak kecil sampai orang tua. Anak-anak SD misalnya, mereka bangga sekali waktu mereka bisa nyontek dan ga ketahuan sama guru mereka. Lalu ada orang yang bangga ketika dia bisa menjegal rekan kerjanya supaya dia bisa dapat kedudukan yang lebih tinggi. Bangga menjadi preman yang ditakuti di daerahnya. Bangga menjadi penyelundup sukses. Tapi apakah ada yang bangga terhadap seorang petani yang dapat menyekolahkan anaknya hingga ke luar negeri? Adakah yang bangga terhadap petani yang berhasil mendidik anaknya menjadi seorang yang cerdas? Setahuku blom ada….
Jika masyarakat kita masih seperti ini, aku yakin bangsa kita ga akan pernah bisa maju jadi seperti yang kita harapkan. Terbuai dengan indahnya mimpi tanpa mau berjuang. Terpaku dengan tontonan-tontonan ga bermutu yang cuma bisa melakukan pembodohan publik. Aku yakin para pahlawan dan Mbah Surip sekalipun akan menangis di alam sana.
Apakah kita masih tetap ingin hidup di negeri yang isinya cuma ada para pengkhayal ato yang isinya ada para pengejar khayalan? Tetap semangat untuk berjuang demi kehidupan yang lebih baik. MERDEKA!!!! (kan mo 17an ^_^)